Dalam perjalanan hidup terkadang kita bertemu dengan sejumlah orang yang sangat berkesan dan bahkan berpengaruh dalam hidup kita. Baik oleh sikap dan prinsip hidup mereka, ketulusan hati mereka dan bahkan hanya dari sekedar kata-kata yang mereka ucapkan yang bisa jadi mereka sendiri lupa pernah mengatakannya.
Berikut beberapa kutipan dari keluarga, teman dan sahabat yang masih sangat terekam di pikiranku...
“Alani na adong do na parjolo bah asa adong na paduahon dohot patoluhaon..” (the second and the third follow the first..) Nasehat almarhum ayah saya, H.K. Sidauruk, tentang awal kebiasaan buruk.
“kamu gak bisa menuntut orang lain untuk selalu mengerti kamu..” (you can’t ask people to understand you) Nasehat teman saya, Erna, saat saya ngambek di masa-masa awal kuliah.
“tukang copet aja setiap pagi berangkat ‘bekerja’ dengan niat yang buruk masih pulang ke rumah dengan bawa rejeki. Apalagi kita yang setiap pagi memulai pekerjaan niatnya untuk memenuhi kebutuhan istri dan anak-anak dan juga memberi penghasilan kepada karyawan kita, masak Tuhan tidak akan memberikan rejeki bagi kita!”. Wintoro, teman yang rela meninggalkan kenyamanan sebagai GM untuk menjadi seorang pengusaha.
“hauhahaha…, baru kali ini gue denger ada orang batak yang pengen pulang kampung dan kerja di kampung” Putra (yang ternyata sekarang udah jadi orang ngetop hehehe), saat mendengar keinginan saya untuk pulang dan bekerja di Medan menjawab ajakannya untuk pindah dan berkarier di kantor pusat Jakarta.
“loh kok aneh.., kamu tes kerja untuk ngajar di universitas keterima tapi untuk ngajar di SMA gak keterima” Ev. Oeke, saat mengetahui pekerjaan pertama saya di CLT UNIKA.
“hahaha…kamu itu sudah jelek, bodoh, miskin lagi!” Merry, sahabat dalam ‘saling mengejek’ semasa kuliah dan yang akan merasa bersalah jika saya mengalah dan membenarkan ejekannya.
“walau kamu sering nyelekit tapi ternyata kamu real friend” SMS dari Ari,sahabat dan rekan pelayanan, saat mendapati dirinya disakiti oleh beberapa orang yang ia sebut sahabat.
“orang yang gagal itu gak ada, yang ada orang yang belum sungguh-sungguh berusaha” Handoyo, teman dan business partner.

No comments:
Post a Comment